Firman Jaya Daeli dengan Kajati Riau Perkuat Komitmen Supremasi Hukum dan Pembangunan Berkeadilan

    Firman Jaya Daeli dengan Kajati Riau Perkuat Komitmen Supremasi Hukum dan Pembangunan Berkeadilan

    PEKANBARU RIAU - Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, Firman Jaya Daeli, bertemu dan berdiskusi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Riau, Sutikno, Rabu (18/2/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kajati, Kantor Kejaksaan Tinggi Riau, Pekanbaru, tersebut menghadirkan dialog hangat dan strategis mengenai penguatan supremasi hukum serta peran institusi penegak hukum dalam pembangunan daerah.

    Dalam pertemuan itu, kedua tokoh membahas konsolidasi kelembagaan penegak hukum dan pentingnya Kejaksaan sebagai garda terdepan dalam memastikan tata kelola pemerintahan berjalan bersih, akuntabel, dan berkeadilan.

    Firman Jaya Daeli—yang juga pernah menjadi anggota Komisi Politik dan Hukum DPR RI serta terlibat sebagai Tim Perumus berbagai regulasi strategis seperti UU Kejaksaan, UU Kepolisian, UU Kekuasaan Kehakiman, UU Pertahanan Negara, UU Pemerintahan Daerah, dan UU KPK—menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan Dr. Sutikno di Riau.

    Menurutnya, figur Kajati Riau mencerminkan kepemimpinan struktural Kejaksaan RI yang setara pejabat tinggi bintang dua, dengan fondasi pengalaman panjang dan meritokrasi yang kuat.

    “Integritas dan kapasitas kepemimpinan beliau tumbuh dari rekam jejak panjang dalam penegakan hukum. Ini penting untuk memastikan Kejaksaan hadir bukan hanya sebagai institusi penuntutan, tetapi sebagai penjaga keadilan yang berkemanusiaan, ” ujar Firman.

    Rekam Jejak Kepemimpinan

    Sebelum menjabat Kajati Riau, Dr. Sutikno pernah menjadi Koordinator pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) di Kejaksaan Agung RI, Wakil Kajati Gorontalo, Wakil Kajati DKI Jakarta, hingga Direktur Penuntutan pada JAM Pidsus. Rangkaian jabatan tersebut dinilai sebagai fondasi kepemimpinan yang responsif, reformatif, dan transformatif.

    Firman menegaskan, pembangunan negara hukum tidak dapat dipisahkan dari kualitas personal dan kelembagaan aparat penegak hukum. Kepemimpinan hukum, katanya, bukan sekadar soal kewenangan struktural, tetapi juga tentang karakter, visi, dan keberpihakan pada nilai-nilai keadilan.

    Hukum sebagai Fondasi Pembangunan

    Dalam diskusi tersebut, keduanya juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang selaras dengan agenda pembangunan daerah berkelanjutan. Supremasi hukum dipandang sebagai prasyarat utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan daerah.

    “Hukum tidak boleh berdiri dalam ruang hampa. Ia harus menjadi instrumen yang memastikan pembangunan berjalan bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik, ” tegas Firman. (Muhammad) 

    pekanbaru riau pekanbaru riau
    Anton Atong Sugandhi

    Anton Atong Sugandhi

    Artikel Sebelumnya

    Polda Jabar Sita 4.500 Knalpot Bising Selama...

    Artikel Berikutnya

    DPRD Pangandaran Gelar Rapat Paripurna Tentang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Siliwangi Santri Camp 2026 Siapkan 1.000 Santri Jawa Barat Jadi Generasi Tangguh, Religius, dan Nasionalis
    Jaringan Curanmor Lintas Wilayah Terbongkar, Pelaku Licin Diringkus
    Seminar Nasional konflik Iran–Israel–AS, Bukan Hanya Perang Biasa dan Ideologi
    BEI Delisting 18 Emiten, Sritex Hingga SBAT Terancam
    Bangkitkan Kejayaan Maritim, Kedaulatan NKRI Harus Berpijak pada Laut
    Karena Sering Macet dan Dekat Jalan Tikus, Pintu Masuk Wisatawan Cikembulan Pass Digeser  ke Area Perbatasan Desa Pananjung dan Desa Wonoharjo
    Remaja Asal Tasikmalaya Tewas setelah Loncat dari Kapal Viking di Pantai Pasir Putih Pangandaran
    Bantuan Darurat NGO Nasional Mengalir ke Aceh Pascabanjir Bandang, Abu Salam Pastikan Distribusi Transparan
    Komandan Kodim 0625 Pangandaran Pimpin Kegiatan Bazar Ramadhan, Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi
    Diprediksi pada Libur Natal dan Tahunbaru Objek Wisata Pangandaran bakal Diserbu Tiga Juta Wisatawan
    Karena Sering Macet dan Dekat Jalan Tikus, Pintu Masuk Wisatawan Cikembulan Pass Digeser  ke Area Perbatasan Desa Pananjung dan Desa Wonoharjo
    Remaja Asal Tasikmalaya Tewas setelah Loncat dari Kapal Viking di Pantai Pasir Putih Pangandaran
    Komandan Kodim 0625 Pangandaran Pimpin Kegiatan Bazar Ramadhan, Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi
    Komisi II DPRD Pangandaran Tinjau Objek Wisata Citumang Dorong Penguatan SOP dan Sinergi Pengelolaan
    Diprediksi pada Libur Natal dan Tahunbaru Objek Wisata Pangandaran bakal Diserbu Tiga Juta Wisatawan
    Sebulan Lebih di Jalur Bencana: Misi Kemanusiaan NasDem Peduli Tak Pernah Putus
    Staf Ahli Bupati Tekankan Nilai ASN Berahlak dalam Apel Pagi Diskominfo Pangandaran
    Anggota DPRD Sri Rahayu Reses di Desa Sidomulyo Tingkatan Kesejahteraan  serta Optimalkan Peran kader Pos Yandu dan PKK dalam Pembangunan Masyarakat Desa
    Supaya Persawahan Padaherang Kalipucang Patimuan Tidak Kebanjiran Perlu Pengerukan pada Pendangkalan Penyempitan Alur Sungai di Muara Palataragung, Majingklak, Cikabuyutan dan di alur sungai Majingklak menuju Cilacap
    Jamin Kelancaran Mudik dan Wisata, Kapolda Jabar Cek Kesiapan Jalur di Pangandaran Jelang OPS Ketupat Lodaya 2026

    Ikuti Kami